Gladiator07's Blog
Just another WordPress.com weblog

Batas Ambang Aman Konsumsi Susu Pengganti ASI


AMBANG AMAN KONSUMSI SUSU PENGGANTI ASI

MAKALAH

Makalah ini ditujukan untuk memenuhi tugas ilmu gizi

Yang dibina oleh Bpk.dr.Moch Yunus, M.Kes.

Disusun oleh:

MOH. FAUZI ROHMAN

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

JURUSAN ILMU KEOLAHRAGAAN

PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN & REKREASI

MEI 2008

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi rahmat dan taufiq-Nya sehingga tugas makalah ilmu gizi ini dapat terselesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya.

Pada kesempatan ini penyusun ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Bpk.dr.Moch Yunus, M.Kes.

yang telah memberikan masukkan materi serta kepercayaan untuk mengerjakan makalah ini. Dalam makalah kali ini akan membahas ilmu gizi khususnya pada ambang batas konsumsi susu pengganti asi. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih atas bantuan berbagai pihak hingga terselesaikannya makalah ini. Serta kami harapkan kritik serta saran diperlukan agar makalah ini menjadi lebih baik.

Malang, 7 Mei 2008

Penyusun

BAB I

PENDAHULUAN

A.LATAR BELAKANG

Akhir-akhir ini di media elektronik maupun media masa sering kali memberitakan tentang susu berbakteri, khususnya pada susu balita sehingga membuat resah masyarakat untuk itu pemerintah dituntut tegas dalam mengambil kebijakan mana susu yang boleh dikonsumsi dan yang tidak boleh dikonsumsi agar masyarakat dapat jelas menentukan pilihannya.

Apalagi dengan adanya penelitian mengenai susu berbakteri yang dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor (ITB    ) yang menyatakan bahwa sebagian susu yang beredar dipasaran terkena” enterobacter sakazakii “ semakin membuat masyarakat menjadi cemas dan resah, hal ini terbukti dengan beralihnya para ibu-ibu memilih susu segar atau susu sapi  sebagai alternatif pengganti susu formula untuk memenuhi kebutuhan gizi anaknya.

Publikasi hasil penelitian fakultas kedokteran hewan IPB, mengenai susu formula yang terkontaminasi oleh enterobacter sakazakii telah menjadi kontroversi public.Sekali lagi ketegasan pemerintah dituntut dalam masalah ini agar jelas inti dari pokok permasalahannya sehingga tidak membingungkan masyarakat.

B.RUMUSAN MASALAH

  1. Apa langkah pemerintah mengenai isu susu berbakteri?
  2. Daftar susu apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi?
  3. Bagaimana pendapat responden mengenai masalah susu berbakteri?

C.TUJUAN

  1. Mengetahui kebijakan pemerintah yang diambil untuk menagani masalah susu berbakteri.
  2. Mengetahui daftar beberapa nama susu baik susu yang terkontaminasi  enterobacter sakazakii maupun yang tidak.
  3. Mengetahui berbagai macam pendapat para responden mengenai susu berbakteri.

BAB II

PEMBAHASAN

AMBANG AMAN KONSUMSI SUSU PENGGANTI ASI

Karena semakin resahnya para ibu-ibu terutama yang saat ini bayinya mengkomsumsi susu formula, ditambah lagi BPOM tidak bersedia mengumumkan daftar nama merk susu formula yang beracun karena alasan tertentu, maka saya mencoba mereview pemberitaan dari Pikiran Rakyat tanggal 19 Juli 1999, walau terdengar sudah basi semoga daftar nama berikut menjadi acuan bagi ibu-ibu dan bayi kesayangan kita.

Jakarta, PR (19/06/1999). Departemen Kesehatan hari Kami (17/6/1999) mengeluarkan daftar makanan yang diduga tercemar dioxin. Daftar makanan yang tercemar ini sebagian besar beredar di kota besar dan berada di pasar swalayan. “Larangan beredarnya produk ini tidak bersifat permanen, tapi sementara sampai ada kejelasan mengenai kasus ini yang diakui secara internasional,” kata Drs. Sampurno, MBA, Dirjen Pengawasan Obat dan Makanan.

Menurutnya, daftar yang dikeluarkan ini dimaksudkan untuk melindungi kesehatan masyarakat. Karena bagaimanapun, kesehatan mereka harus pertama dilindungi, baru kemudian sistem perdagangannya dan seterusnya. Dikatakan, semua produk impor daging, susu, telur dan hasil olahannya, dan produk dalam negeri yang menggunakan bahan baku tersebut berasal dari Belgia sesudah tanggal 19 Januari diedarkan/digunakan sampai ada kejelasan mengenai kasus ini yang diakui secara internasional.

Sementara semua produk impor daging, susu, telur dan hasil olahannya dalam negeri yang menggunakan bahan baku tersebut yang berasal dari Perancis, Belanda, Jerman sesudah tanggal 19 Januari dan belum memberikan sertifikat tidak tercemar dioxin, diamankan sementara dari peredaran.

“Produk daftar B ini boleh diedarkan kembali bila mereka sudah bisa memberikan sertifikat tidak tercemar dioxin kepada Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan, Depkes,” ujar Sampurno. Sedangkan semua produk susu yang diproduksi dalam negeri, dinyatakan tidak terkontaminasi dioxin dan aman untuk digunakan.

Adapun daftar yang dikeluarkan Depkes terdiri dari tiga macam. Pertama Daftar A, yakni produk yang dilarang karena diduga tercemar dioxin. Daftar B, produk makanan yang diamankan sementara; serta Daftar C yang dinyatakan aman untuk dikonsumsi

Daftar A :
Produk Daging, Susu, Telur, dan Hasil Olahannya yang Dilarang
No Nama Dagang Jenis Produk/Negara Asal
1. Elle & Vire Skim Milk UHT
Rasa Vanila
Belgia/Perancis
2 Elle & Vire Skim Milk UHT
Rasa Strawberry
Belgia/Perancis
3 Elle & Vire Skim Milk
Rasa Coklat
Belgia/Perancis
4 Elle & Vire Skim Milk Natural Belgia/Perancis
5 Magnum Ice Cream Belgia (Milk Fat)
Daftar B :
Produk Daging, Susu, Telur, dan Hasil Olahannya yang Diamankan Sementara
No Nama Dagang Jenis Produk/Dagang Negara Asal
1 Campina Dutch Butter Belanda/Breda
2 De Hollandsche Keju Belanda/Boerin
3 Pregestimil Susu Bubuk Belanda
4 Breda Mentega Belanda
5 Pere de Du Tomato Daging Ayam Olahan Perancis
6 Pere de Du Fillet Cordon Daging Ayam Olahan Perancis
7 Pere de DuNugets Daging Ayam Olahan Perancis
8 Pere de Du Drum Stick Daging Ayam Olahan Perancis
9 Maya Brand Corned Beef Perancis
10 ABC Corned Beef Corned Beef Perancis
11 Presiden Emmental Keju ex France Perancis
12 President Creme UHT Liquide Perancis
13 President Butter Perancis
14 President Butter Salted batangan Perancis
15 President Butter Unsalted Perancis
16 Elle & Vire Skimmed Milk Perancis
17 Elle & Vire French Butter Perancis
18 Elle & Vire Spredable Butter Perancis
19 Elle & Vire Cheese spread Perancis
20 Elle & Vire Cheese Perancis
21 Suny Boy Full Cream Milk Powder Perancis
22 Suny Boy Susu UHT Perancis
23 Plumrose Chicken Hot Dog Jerman
Daftar C :
Produk Susu Dalam Negeri Yang Aman Dikonsumsi
No Nama Dagang Jenis Produk
1 Frisian Flag Susu Bubuk Full Cream
2 Kompleta Susu Kental Manis
3 Calcimex Susu Rendah Lemak
4 Dutch Lady Susu Cair
5 Susu Bendera 123 Susu Pertumbuhan
6 Susu Bendera Yes! Susu Cair
7 Susu Bendera SPK Susu Kental Manis
8 Enaak Susu Kental Manis
9 Indomilk Susu Kental Manis
10 Indomilk Susu Pasteurisasi
11 Indomilk Susu Evaporasi
12 Kremer Krim Kental Manis
13 Tiga Sapi Susu Bubuk
14 Sustagen Susu Bubuk
15 Entapro Susu Formula Lanjut
16 Entagrow Susu Pertumbuhan
17 Enfamil Susu Bayi
18 Bebelac 1 Susu Bayi
19 Bebelac 2 Susu Formula Lanjut
20 Delilac Susu Pertumbuhan
21 Tropicana Slim Susu Bubuk
22 Nutrifood Susu Bubuk Instan
23 Nutrifood WRP Susu
24 Promina Susu Bubuk
25 Sun Susu Bubuk
26 SMA Susu Bayi
27 S-26 Susu Bayi
28 Promil Susu Formula Lanjutan
29 Procal Susu Pertumbuhan
30 Enercal Susu
31 Nursoy Susu Formula Khusus
32 Bear Brand Susu Steril Cair
33 Cap Nona Susu Kental Manis
34 Cap Nona Susu Evaporasi
35 Carnation Susu Bubuk
36 Carnation Susu Evaporasi Cair
37 Dancow Susu Bubuk
38 Dancow Susu Beraroma
39 Dancow Balita Susu Pertumbuhan
40 Lactogen 1 Susu Bayi
41 Lactogen 2 Susu Formula Lanjut
42 Milkmaid Susu
43 Anlene Susu Bubuk
44 Nan Susu Bayi
45 Anchor Susu Bubuk Full Cream
46 Birch Tree Susu Beraroma
47 Dumex Mamex Susu Bayi
48 FMC Powder Susu Bubuk Full Cream
49 Indokilin Susu Bubuk Full Cream
50 Kilimas Susu Beraroma
51 LLM Susu Formula Khusus
52 Milco Susu Beraroma
53 Nini Susu Bayi
54 Sari Husada Susu Bubuk Full Cream
55 SGM Susu Bayi
56 Vitalac Susu Bayi
57 Ultra Susu UHT
Sumber : Ditjen POM Depkes

AMBANG AMAN KONSUMSI SUSU PENGGANTI ASI

Publikasi hasil penelitian fakultas kedokteran hewan IPB, mengenai susu formula yang terkontaminasi oleh enterobacter sakazakii telah menjadi kontroversi publik. Melampaui polemik berkepanjangan dan hampir tidak produktif mencetuskan jaminan kesehatan bayi, tim riset Padamu Negeri memandang penting untuk mengangkat  topik: AMBANG AMAN KONSUMSI SUSU PENGGANTI ASI. Mencegah the lost generation dan membesut sisi-sisi yang luput di sekitar asupan gizi untuk kehidupan awal bayi, adalah sedikit dari sekian masalah kesehatan bayi di Indonesia. Rilis hasil riset RTI International, seperti tampak dalam supplement The Journal of Nutrition(137: 518S-523S,2007), menyebut ada lebih dari 38,8% kaum ibu di Indonesia memberi susu formula untuk bayi usia 6-12 bulan. Dengan angka kelahiran bayi sekitar 3-4 juta bayi pertahun(BKKBN,2006), adalah fakta memiriskan. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia, Lembaga Peduli Ibu dan Bayi, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Komisi Nasional Perlindungan Anak dan masyarakat umum dari Cibinong dan Bekasi berpartisipasi dalam survey interaktif Padamu Negeri. Kehadiran Ketua Sentral Laktasi Indonesia, dr. Utami Roesli,Sp.A dan dr.Tan Shot Yen berusaha membongkar mitos-mitos di seputar konsumsi susu formula. Sembari menawarkan pelbagai pilihan bagi kaum ibu untuk memberi yang terbaik bagi bayi mereka.

Posted in Executive Summary | Tagged asosiasi ibu menyusui indonesia, bekasi, bkkbn, dr.Tan Shot Yen, dr.Utami Roesli, enterobacter sakazakii, fakultas kedokteran hewan IPB, komisi perlindungan anak indonesia, komnas anak, lembaga peduli ibu dan bayi, mayarakat cibinong, RTI International, Sp.A, susu formula, susu penganti asi, The Journal of Nutrition, the lost generation | 7 Comments

7 Responses to “AMBANG AMAN SUSU  PENGGANTI ASI”

  1. 1. Selvie (2008)

Diskusi ini sangat menarik. semoga mampu membuka mata masyarakat Indonesia, bahwa hidup adalah sebuah pilihan. dan ada pilihan yang paling Aman, Sehat, Irit : (ASI)

Salam ASI

  1. 2. Akhmad Guntar (2008)

Saya baru saja menonton acara padamunegeri. Sangat informatif, partisipan dan terutama narasumber dr. Utami Roesli,Sp.A dan dr.Tan Shot Yen sangat berwawasan dan mampu menyampaikan gagasan mereka dg amat menarik. Saya berharap di blog ini dijelaskan scr lebih rinci apa2 yg telah disampaikan oleh kedua narasumber tsb.

Stelah menonton acara, saya langsung browse internet untuk mencari tau lebih jauh ttg issue ini. Tyt Amerika pun punya masalah yg sama. Susu sapi menjadi amat populer krn lobi2 politik dan budget jutaan dolar dari perusahaan pembuat susu. Akibatnya, Nutritional Education di sekolah mengajarkan bhw susu sapi adl bagian dari kelompok makanan yg kita butuhkan.

Paham “Milk is a Natural” harus diletakkan pd konteks yg tepat. Seluruh mamalia, termasuk manusia, memang dimaksudkan untuk bisa terpenuhi nutrisinya -selama bayi- dengan susu dari ibu masing2. Setiap mamalia menghasilkan jenis susu yang secara spesifik dimaksudkan utk memperkuat immune system dan memenuhi kebutuhan gizi anak mereka. Sehingga apakah susu sapi itu bagus? Lha iya lah, tentu saja. Bagus utk anak sapi, tapi bukan utk anak manusia

Silahkan mengakses situs http://www.nomilk.com/ untuk beragam informasi yg mencengangkan ttg bahaya susu sapi.

Dalam referensi lain tentang pentingnya puasa, saya temukan bhw tyt susu sapi juga berbahaya krn tingginya kandungan garam yg ada di sana. Hal ini dilandasi dg pemahaman bahwa garam itu berbahaya bagi tubuh.

  1. 3. Dynasis (2008)

Susu hewan untuk hewan
Susu Manusia ya Untuk Manusia
Gitu aja kok repot

  1. Prima (2008)

Jelas-jelas ASI memang paling baik. Pertanyaan justru muncul dengan pendapat dr Tan dan dr Utami, bahwa setelah 2 tahun dan lepas asi, anak (juga manusia dewasa) tidak butuh susu, mengingat kualitas susu sapi yang justru dapat membawa penyakit dan aneka alergi di kemudian hari. Jadi bagaimana? Tidak perlu susu lagi? Mungkin metro tv bisa bantu mengulas nya…

  1. 5. Bapak Eghozan (2008)

Terima Kasih MetroTV

Diskusi yang sangat edukatif sekali, apalagi alau di sela-sela diskusi disisipi Video IMD dari UNICEF.

Kabar terbaru UNICEFpun sudah melarang donatur memberikan SUFOR (Susu Formula ) para korban bencana.

Tolong kepada MetroTV…untuk tayang ulang topik ini…karena saya yakin 99% 220 juta jiwa masih belum mengetahui ASI.

Semoga juga bukan hanya MetroTV tapi juga stasiun TV lainnya lebih sering membuat program yg edukatif.

Dan seharusnya TV malu dengan hal ini.

Bravo MetroTV

Salam ASI Bapakeghozan

Note : Sayang….iklannya sebenarnya juga ndak perlu….Prenagen…..kenap tdk oleg Depkes.

  1. 6. Ade Suerani (2008)

Saya menyimak diskusi ini. Ayo ibu-ibu, susui anakmu.
Dan, hai para bapak perintahkan istrimu susui anak kalian.

  1. 7. Arief Wiryawanto(2008)

Aku sangat setuju dengan dr. Utami Roesli,Sp.A.
Anakku dua-duanya hanya minum asi saja mulai uisa 0-8 bulan, setelah 8 bulan baru aku coba makanan padat supaya terbiasa saja dengan porsi yang sedikit. yang pertama baru pisah dengan asi setelah usia 2 tahun. anakku yang kedua baru berumur 14 bulan

Hasilnya, BB anakku dari 0 bulan – sekarang, selalu bagus & ideal.

Hati-hati! Daftar Susu Formula Tercemar Enterobacter sakazakii tidak resmi

Ditulis pada Maret 17, 2008 oleh daniar

Beredarnya daftar susu yang tercemar Bakteri Entrobacter sakazakii dengan menyebutkan produk, cukup membuat saya terkaget-kaget. Mengapa demikian sebab badan resmi yang seharusnya mengeluarkan pengumuman tentang hal tersebut yaitu BPOM hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan. Hingga tanggal 15 Maret 2008, BPOM telah memeriksa 38 sample yang dinyatakan bebas bakteri tersebut dari sekitar 98 sample, sisanya saat ini sedang dalam pemeriksaan laboratorium. Waktu untuk pemeriksaan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu bulan.

Jadi daftar yang beredar saat ini seperti yang dirilis oleh beberapa blog yang “katanya” bersumber dari “peneliti IPB’ dengan menyebutkan merek susu itu, harus kita waspadai jangan sampai ini termasuk strategi “perang dagang” dan kita masuk didalamnya sebagai katalisator. Sehingga merek susu yang dimaksud (sebagian besar dalam negeri) akan kehilangan pangsa pasar.  Hal ini sangat berbahaya karena akan mengakibatkan dampak sosial dan kerugian yang cukup besar bagi perusahaan yang dimaksud.  Sementara penelitian tersebut baru diambil dari satu penelitian, sedangkan belum ada pembanding yang menyatakan hal yang sama untuk kasus yang sama.   Jika memang terbukti benar daftar yang beredar di Blog tersebut dan telah diumumkan oleh BPOM, maka pemerinta sebaiknya mengambil langkah tegas terhadap produsen yang dimaksud.

Memang saya sendiri melihat kelemahan BPOM adalah mereka tidak segera mengumumkan hasil uji laboratorium mereka sebelumnya sesuai periode jangka waktu pemeriksaan atau mengapa reaksinya terhadap kasus ini begitu lambat. Hal ini bisa saja dimanfaatkan oleh para produsen susu formula bayi untuk saling menjatuhkan pesaing mereka, yang jadi korban juga akhirnya adalah para produsen itu sendiri dan konsumen yang bingung menunggu ekspose hasil pemeriksaan BPOM.

Blog ini sendiri belum menampilkan daftar susu formula bayi yang tercemar oleh bakteri sakazakii, walaupun ada mendapatkan info via email atau sms bahkan lewat komentar di blog ini. Hal ini demi menjaga agar konsumen tidak lebih panik, dan menghindari berita yang simpang siur. Kami akan menunggu kabar resmi dari BPOM sebagai pembanding data dari IPB. Sebaiknya ibu-ibu yang memiliki bayi mulai memikirkan untuk kembali ke ASI, sambil menunggu pengumuman daftar susu yang tercemar Enterobackter sakazakii.

BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN

Beredarnya daftar susu yang tercemar Bakteri Entrobacter sakazakii dengan menyebutkan produk, cukup membuat terkaget-kaget. Mengapa demikian sebab badan resmi yang seharusnya mengeluarkan pengumuman tentang hal tersebut yaitu BPOM hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan. Hingga tanggal 15 Maret 2008, BPOM telah memeriksa 38 sample yang dinyatakan bebas bakteri tersebut dari sekitar 98 sample, sisanya saat ini sedang dalam pemeriksaan laboratorium. Waktu untuk pemeriksaan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu bulan.

Jadi daftar yang beredar saat ini seperti yang dirilis oleh beberapa blog yang “katanya” bersumber dari “peneliti IPB’ dengan menyebutkan merek susu itu, harus kita waspadai jangan sampai ini termasuk strategi “perang dagang” dan kita masuk didalamnya sebagai katalisator. Sehingga merek susu yang dimaksud (sebagian besar dalam negeri) akan kehilangan pangsa pasar.  Hal ini sangat berbahaya karena akan mengakibatkan dampak sosial dan kerugian yang cukup besar bagi perusahaan yang dimaksud.  Sementara penelitian tersebut baru diambil dari satu penelitian, sedangkan belum ada pembanding yang menyatakan hal yang sama untuk kasus yang sama.   Jika memang terbukti benar daftar yang beredar di Blog tersebut dan telah diumumkan oleh BPOM, maka pemerinta sebaiknya mengambil langkah tegas terhadap produsen yang dimaksud.

DAFTAR PUSTAKA

Sumber : Ditjen POM Depkes

http://www.google.co.id

Belum Ada Tanggapan to “Batas Ambang Aman Konsumsi Susu Pengganti ASI”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: