Gladiator07's Blog
Just another WordPress.com weblog

Air Susu Ibu Versus Susu Botol


Air Susu Ibu Versus Susu Botol
Memberikan air susu ibu atau susu botol memang masih menjadi dilema berat bagi ibu bekerja.
Namun, sejauh memungkinkan, para peneliti membuktikan bahwa memberikan susu murni alias
ASI, kenyataannya jauh lebih menguntungkan dibanding dengan susu botol.
Salah satu penelitian menyebutkan, bayi yang mendapatkan air susu ibu (ASI) memiliki rasa
aman lebih tinggi, terutama ketika tidur. Setidaknya, ia akan terbebas dari bahaya “tertindih”.
Penjelasan itu dikemukakan Emma Kitching dari Universitas Durham kepada BBC News.
Menurut dia, ibu yang memberikan ASI memiliki kewaspadaan lebih tinggi terhadap keamanan
bayi. Secara alamiah ia akan menempatkan diri pada posisi yang aman bagi si bayi.
Dalam arti, secara tidak disadari, si ibu akan menempatkan diri pada posisi tidur yang
“melingkari” si bayi. Ia melindungi si bayi dengan meletakkan kepala si bayi tepat di dada,
kemudian “mengunci” si bayi dengan lutut yang diletakkan di bawah kaki mungil bayi.
Sementara ibu yang memberikan susu botol, tanpa disadari akan meletakkan diri sejajar dengan
si bayi atau “adu kepala”. Dalam arti, kepala si ibu berada tepat satu level dengan kepala si bayi.
Lebih parah lagi, tak jarang pula si ibu justru mengambil posisi berbalik dan memunggungi si
bayi.
Kesimpulan Emma Kitching diperoleh setelah meneliti sekitar 40 pasangan dan memfilmkan
mereka sepanjang malam. Diperoleh kesimpulan, ibu yang memberi ASI secara otomatis akan
menempatkan diri pada posisi yang paling aman bagi si bayi. Hal seperti ini, kata Kitching, tidak
terjadi pada ibu yang memberi susu botol. “Ibu yang memberikan ASI akan lebih waspada dan
selalu memberikan lingkungan yang protektif bagi si bayi,” katanya.
Kedekatan sesungguhnya
BBC.co.uk mengatakan, sikap protektif akan muncul dengan sendirinya karena pada saat
menyusui akan tercipta kedekatan yang sesungguhnya antara si ibu dan si bayi. Hal itu masih
ditambah kontak fisik yang terjadi secara langsung antara ibu dan anak melalui belaian atau
usapan lembut si ibu.
Ikatan perasaan yang begitu kuat ini akhirnya membuat hubungan ibu dengan si bayi terjalin
secara alamiah. Selain itu, kondisi ini juga memungkinkan terjadinya rasa saling memahami
meski keduanya menggunakan “bahasa” yang berbeda. Pada tahap ini pula komunikasi antara
ibu dan anak akan tercipta dengan lebih baik.
Lebih jauh, para peneliti mengatakan, jika lebih banyak ibu yang memberikan ASI, setidaknya
sekitar 10 hingga 15 persen masalah obesitas akan terkurangi. Karena itu, Organisasi Kesehatan
Dunia (WHO) menyarankan memberi ASI eksklusif selama enam bulan pertama. “Penemuan
kami menunjukkan ASI berkaitan erat dengan menurunnya risiko kegemukan di masa kanakkanak,”
kata Dr John Reilly, peneliti dari Fakultas Masalah Nutrisi Universitas Glasgow kepada
BBC News.
Kesimpulan itu ia peroleh dengan meneliti 32.000 anak. Ditemukan obesitas pada anak-anak
yang mendapatkan ASI 30 persen lebih rendah dibanding mereka yang tidak mendapat ASI.
Penelitian yang dilakukan selama tiga tahun itu juga menunjukkan, 4,5 persen anak yang diberi
susu botol akan mengalami obesitas pada umur lima atau enam tahun. Sedangkan kasus
kegemukan pada bayi yang diberi ASI hanya sekitar 2,8 persen. BBC.co.uk menjelaskan,

 

Belum Ada Tanggapan to “Air Susu Ibu Versus Susu Botol”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: